Senin, 07 Januari 2013

Angkot Yang Aneh

Angkot D10 yang kadang disebut DIO ini beroperasi dari kampung sawah sampai terminal depok, angkot ini melewati jalan raya kalimulya jalan tole iskandar jalan siliwangi. Anehnya angkot ini kalo pagi n sore waktu anak-anak pergi sekolah n pulang sekolah,waktu orangorang pergi kerja n pulang kerja tu angkotnya banyak. Tapi kalo udah jam 9 pagi ke atas sampai jam 3 siang tu hanya beberapa angkot aja yang beroperasi. Kalo pergi siang tu harus sabar-sabar nunggu angkot ini. Udah jauh dari  mana-mana di tambah lagi angkot D10 yang aneh  ini semakin males buat pergi kemana-kemana.  Angkot D10 ini  kalo penuh banyak penumpang  jalannya jalannnya cepet ngebut, kalo penumpangnya sedikit sepi jalannya pelan-pelang banget kayak keong.  Terkadang nunggu angkot ini lama banget  sekalinya ada penuh, kasian juga orang-orang yang  terkadang nunggu angkot lama sekali selalu penuh. Kalo jalannya lelet kayak keong kadang geregetan apalagi kalo kita lagi buru-buru, hhmm tu butuh kesabaran bauat sampai tujuan.

Kontur jalan yang di lewati angkot D10 ini terbilang aga sulit dengan jarak tempu yang cukup jauh dan kontur jalan yang berkelok-kelok dan dengan turunan tajam, tanjakan yang tinggi atau pun tanjakan yang cukup lama, kayak jalanan ke puncak deh. Kalo ga biasa naik angkot ini kita bias pusing atau mual karena jalannan yang berkelok-kelok apalagi kalo pas lagi ngebut tu rasanya ga enak banget kayak mabuk di kendaraan gitu. Tapi kalo da biasa mah biasa aja ga ngerasa apa-apa. Tarif harga angkot D10 ini 3000 saja dalam jarak tempuh yang lumayan jauh ini termasuk  tariff yang murah.

Suka Duka Tinggal di Depok


Sudah 2 tahun ini saya tinggal di daerah depok. Tidak ada pikiran untuk tinggal di daerah depok sebelumnya, tetapi yang namanya hidup kita ga tau apa yang akan terjadi. Sampai 2 tahun yang lalu saya dan keluarga saya di haruskan pindah rumah kedaerah depok.  Mau ga mau, terima ga terima ya harus pindah ke depok hehehe. Tinggal di depok itu enak si adem,ya lumayan sejuklah dari pada di Jakarta. Namanya juga pindah ke daerah depok pedalaman ya pindah kekampung gitu deh hehehe mangkanya udaranya lumayan sejuk, bisa lihat gunung  juga loh… tapi ga tau namanya tu gunung apa. Habitat baru ya harus adaptasi. Tidak begitu susah beradaptasi di rumah saya yang baru, karena tetangganya pun ramah,kekeluargaan dan mudah membaur. Ga kayak di Jakarta kan orangnya lebih induvidualis.Karena ga ada teman yang seumuran saya, alhasil temenan nya sama anak yang umurnya beda ma saya deh, kadang ng0brol sama anak-anak,ibu-ibu bahkan oma-oma. Tapi di situlah enaknya semua berbaur dan sangat kekeluargaan.
Suka nya tinggal di depok tu saya tinggal di rumah yang lebih baik dari rumah yang sebelumnya, walapun sederhana tapi kalo rumah sendiri ga sewa atau kontrak tu hidup tenang soalnya ga mikirin bayar kontrakan hehehe. Mau naek angkot juga tinggal jalan ke depan gang ga jauh dari rumah, mau ke indomaret n alfa mart juga deket tinggal ke depan gang, mau masakan padang, bakso,warteg juga semua di depan gang tinggal jalan 5 menit sampai ke depan gang. Apalagi kalo malem-malem tu banyak yang jual makanan di depan gang pinggir jalan rumah ku,ada nasgor,sate,tuakng kue donat,cakwe,kue bantal, tukang kue pukis,cucur juga ada. Ya lumayan lengkap lah di deket rumah ku mau ke warnet atau fotocopy juga deket. Pokoknya semua  tersedia deh di depan gang rumah di pinggir jalan. Mau ke pasar teradisional juga deket.

Syukur Alhamdulillah banget punya rumah ini. Tapi ada dukanya juga ni… dukanya tu jauh kemana-mana kata temen si rumah ku ini BUSRO yang artinya udah dalem kejero,maksudnya tu jauh banget deh di pedalaman gitu. Ya namanya juga di kampung kalo ke daerah margonda ya istilahnya tu kota depoknya lumayan jauh tapi ga juah-jauh amat si butuh 30 menit buat kesana. Maklum deh tinggal di pinggiran depok si hehehe. Jadinya males kemana-mana deh soalnya jauh.  Tapi irit juga si jadi ga maen mulu kan hehe. Itu sedikit kesan ku tinggal di depok

Rabu, 02 Januari 2013

Gubuk yang ku rindu


Rumah yang saya sebut Gubuk ini terletak di jalan Kalibata Timur, Kenapa disebut gubuk? Itu karena rumah  ini tidak seperti rumah biasanya yang mempunyai ruangan lengkap dan tidak terbuat dari dinding yang kokoh, atap yang kokoh dan tidak beralaskan lantai keramik.  Rumah ini beratapkan asbes dan seng, yang berdindingkan sebagian batu bata,papan kayu dan seng, beralaskan tanah dan karpet seadanya.  Mungkin bagi sebagian orang yang melihat rumah ini, melihat rumah ini tidak layak di huni orang karena tidak nyaman dan tidak bersih. Tetapi bagi saya rumah  ini sangatlah nyaman walapun tidak seperti rumah-rumah orang lainnya. Rumah ini hanya mempunyai dapur kecil,kamar mandi kecil,2 buah kamar dan ruang tamu yang bersampingan dengan tempat usaha ibu saya menaruh barang-barang bekas, semua ruangan yang ada di rumah ini terbuat dari papan kayu dan seng. Bisa dibilang seperti bedeng. Rumah ini sumber rezeki bagi saya dan keluarga saya karena di rumah ini juga ibu saya membuka usahanya.
Waktu sd saya aga minder karena rumah saya tidak seperti rumah tetangga kiri kanan saya, bisa di bilang rumah ini rumah paling jelek dari sekian rumah yang ada di kalibata timur. Saya pun merasa minder saat teman-teman saya ingin kerumah saya, saya takut sekali teman saya menghina saya dan takut kalau teman saya menjauhi saya karena rumah saya yang jelek. Alhamdulillah saya mempunyai teman-teman yang baik dan bisa menerima keadaan saya apa adanya. Hal yang saya takuti pun tidak terjadi, malah teman-teman saya suka kerumah saya ini.  Teman saya pun tidak  merasa jijik saat masuk ke rumah saya. Sejak kecil sampe saya besar saya tinggal di gubuk ini, kira-kira 19 tahun saya tinggal di gubuk ini. Gubuk ini penuh dengan kenangan, kenangan bersama keluarga, teman-teman saya dan kenangan saat ibu saya sukses menjalani usaha barang-barang bekas.  Gubuk ini pun terletak di tempat yang strategis, mau kemana pun aksesnya mudah,transportasinya pun mudah, mau naik angkot tinggal keluar rumah langsung ada angkot, mau naik kereta pun dekat dengan stasiun yang bisa di tempuh dengan jalan kaki saja.
Saya sangat suka sekali tinggal di gubuk ini tetapi karena gubuk ini hanya gubuk yang ibu saya sewa dari pemiliknya saya dan keluarga saya pun harus meninggalkan gubuk ini. Waktu itu berat sekali meninggalkan gubuk yang sudah bertahun-tahun saya tempati, saya tidak akan melupakan gubuk ini dan akan selalu rindu gubuk ini.

Senin, 10 Desember 2012

AD / ART Koperasi


Pengertian Anggaran Dasar (AD)

Anggaran dasar koperasi itu sumber peraturan tata tertib yang dasar bagi tatanan kehidupan organisasi atau usaha koperasi yang memuat ketentuan-ketentuan pokok yang dibuat untuk para anggota organisasi/koperasi.
Anggaran Rumah Tangga (ART) merupakan perincian dari Anggaran Dasar (AD). Ketentuan pada ART relatif lebih mudah dirubah daripada ketentuan pada AD. Hal-hal yang tercantum dalam setiap AD dan ART suatu organisasi tergantung dari perhatian organisasi tersebut pada suatu hal. Ada suatu hal yang dalam suatu organisasi dimasukkan dalam AD atau ART karena dianggap penting, tetapi di organisasi lain bisa jadi hal tersebut tidak dimasukkan dalam AD atau ART organisasi tersebut karena dianggap tidak penting.

Pentingnya Ad /ART Koperasi

  • Memberi kekuatan hukum bagi koperasi.
  • Sebagai pedoman dalam pengelolaan usaha & organisasi koperasi.
  • Mengatur hubungan antara anggota dengan anggota.
  • Mengatur hubungan anggota dengan bisnis koperasi.
  • Mengatur hubungan anggota dengan pengurus, pengawas, dan manajer.
  • Mengatur hubungan antara koperasi dengan pihak ketiga.

Langkah-langkah menyusun anggaran dasar

  1. Membentuk panitia kecil. Wakil-wakilAnggota yg memiliki pengetahuan dan pengalaman perkoperasian lebih.
  2. Curah pendapat tentang isi AD/ART. Pimpinan Rapat memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Anggota untuk memberikan masukan tentang isi AD.Pendapat hanya sebagai masukan tdk perlu ditanggapi
  3. Sistematika AD. Sistematika pada umumnya sudah strandar.
  4. Rancangan naskah AD. Berdasarkan sistematika yg sudah ditetapkan, panitia kecil menyusun rancangan naskah lengkap AD. Isi AD merujuk pd pendapat Anggota yg berkembang pd curah pendapat.
  5. Diskusi panitia kecil. Panitia kecil mendiskusikan hasil rancangan naskah AD, hingga mencapai tingkat kesempurnaan.
  6. Rancangan akhir naskah AD. Rancangan akhir AD ini disampaikan saat Rapat Anggota meminta masukan sehingga menjadi rancangan akhir yang disepakati oleh Rapat Anggota.
  7. Pengesahan AD. Bila sepakat, maka Rapat Anggota mengesahkan rancangan akhir AD.
  8. Badan Hukum. Pengurus koperasi mengajukan Badan Hukum kepada pihak yang berwenang dengan melampirkan AD yang telah disahkan oleh Rapat Anggota

Sumber :
http://ksu-imp.com/index.php?option=com_content&view=article&id=9&Itemid=10
http://hardjasapoetra.cyptavirtual.net/2010/03/pedoman-membuat-anggaran-dasar-dan.html

Credit Union


 Pengertian Credit Union
Koperasi kredit atau Credit Union (CU) adalah sebuah lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, dan yang bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya sendiri.
Koperasi kredit memiliki tiga prinsip utama yaitu:
  1. asas swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya)
  2. asas setia kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota), dan
  3. asas pendidikan dan penyadaran (membangun watak adalah yang utama; hanya yang berwatak baik yang dapat diberi pinjaman).

Tujuan Pendirian Credit Union
Adapun tujuan dari didirikannya CU, antara lain:
  • Membimbing dan mengembangkan sikap hemat menghadapi tantangan konsumerisme disekeliling kita.
  • Memberikan pinjaman layak, tepat, cepat dan murah terutama bagi mereka yang tidak memiliki aset yang dapat dijaminkan ke lembaga keuangan.
  • Membiasakan anggota agar menggunakan uang dengan bijaksana. Para pengurus akan membimbing bagaimana memilih simpanan dan menggunakan pinjaman. Pembentukan karakter adalah salah satu prasyarat bagi permohonan kredit.
  • Agar anggota dapat merancang masa depan yang lebih baik tidak hanya menghadapi kesulitan sekarang, tapi juga memikirkan masa depan anak-anaknya.

Daftar Credit Union besar di Indonesia
  • Credit Union Lantang Tipo (1976)
  • Credit Union Khatulistiwa Bakti (1985)
  • Credit Union Pancur Kasih (1987)
  • Credit Union Daya Lestari (2001).
  • Credit Union Femung Pebaya
  • Credit Union Sempekat Ningkah Olo
  • Credit Union Petemeai Urip
  • Credit Union Bonaventura

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi_kredit
              http://ratnaariani.com/tentang-credit-union/


Magical Tinkerbell